Not Indonesian? Translate This Page to Your Language!

Tuesday, 2 July 2013

Picture from : reuters.com



Hasil MotoGP seri assen - belanda sabtu kemarin sungguh mengagumkan, banyak sekali drama yang terjadi selama balapan berlangsung. Yang pertama tentu come back brillian dari seorang The Doctor yang telah puasa podium puncak sejak 2,5 tahun silam. 

Valentino Rossi memulai balap dari posisi ke 4 namun mampu melibas lawan-lawannya dengan sempurna untuk memimpin leader group tanpa tersentuh sedikitpun oleh Dani Pedrosa maupun Marc Marquez. Valentino Rossi mengalami kemajuan signifikan dari seri sebelumnya dicatalunya barcelona, The Doctor menyatakan sudah merasa sangat baik dan nyaman dengan Yamaha M1 miliknya setelah mampu memecahkan masalah pengereman yang selama awal musim menjadi kendala utama pembalap veteran bernomor 46 itu. "Saya senang, tapi saya tak bisa percaya ini, dan Ini perasaan yang hebat bisa kembali meraih kemenangan. Ini sudah lama sekali sejak Sepang 2010 dan selama bertahun-tahun saya telah bertanya pada diri sendiri: 'Bisakah aku kembali ke posisi pertama'. Tapi saya tak pernah menyerah dan saya selalu bekerja keras karena ini adalah gairah saya. Saya suka mengendarai motor dan balapan." kata Rossi.
Selain itu Rossi memuji rekan setimnya - Jorge Lorenzo, "Bagi saya, dia adalah pahlawan hari ini. Ketika dia bilang dia akan membalap, saya pikir tak ada cara yang bisa dia lakukan. Dua hari setelah kecelakaan yang mengerikan dan operasi, itu luar biasa." Lanjut juara dunia motogp 9 kali tersebut.


Picture from : motogp.com


Selain sosok Valentino Rossi yang menjadi sorotan publik, Jorge Lorenzo mendapatkan perhatian lebih karena penampilan heroiknya mengalahkan rasa sakit demi kecintaanya kepada MotoGP.

Lorenzo mengawali balapan dengan cara yang luar biasa. Dia tak terlihat seperti orang yang baru saja menjalani operasi patah tulang. Hanya dua lap waktu yang dia butuhkan untuk merangsek ke posisi kelima.
Lorenzo kemudian naik ke posisi keempat dan sempat menekan Dani Pedrosa. Tapi, setelah itu dia mulai merasakan efek pasca operasi. Dia melambat dan akhirnya tak bisa bertahan dari kejaran Cal Crutchlow.
Pada akhirnya, Lorenzo mampu menuntaskan balapan di posisi kelima. Pebalap berusia 26 tahun itu berada tepat di belakang Pedrosa."Beberapa menit setelah kecelakaan, akan mustahil untuk percaya bahwa ini bisa terjadi," ucap Lorenzo di situs resmi MotoGP.Com. "Kami berani untuk melakukan operasi pada hari yang sama. Tapi, kalau saya menunggu sampai Jumat, dokter tak akan membiarkan saya ikut balapan," sambung pembalap 26 tahun asal spanyol tersebut. "Di awal lomba, saya merasa cukup baik secara fisik. Tapi, setelah lap ketujuh situasinya makin buruk setiap lapnya. Sulit untuk mengubah arah, mengerem, dan berakselerasi. Jadi, saya tak bisa melakukan lebih daripada posisi kelima," kata Lorenzo.

Picture from : elmundo.es

Bahkan atas aksi nekatnya tersebut, MotoGP.Com menyebut pembalap 26 tahun tersebut sebagai Man of Steel. Video dapat dilihat DISINI. Emang patut dikasih 2 jempol buat jorge, dengan luka parah pasca operasi pun mampu finish diposisi ke 5.

Oh ya, ngomong-ngomong tentang Man of Steel, pas lagi googling malah dapet yang ini nih :




Wkwkwk...Keren ga Bro n Sis???

Sekian berita motogp kali ini, semoga berguna. 
Reactions:

2 comments:

  1. semoga berlanjut di race2 berikutnya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, Makasi kunjungannya ke blog ecek2 ini Aa :D

      Delete

Silahkan Dikomentari Bro/Sis!